Selamat datang di website resmi MTsN 7 Kabupaten Kediri. Pusat informasi layanan pendidikan, transparansi, dan publikasi kegiatan madrasah terpadu.
Kepala MTsN 7 Kediri
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Puji syukur ke hadirat Allah SWT, website resmi MTsN 7 Kediri ini hadir sebagai sarana komunikasi, publikasi, dan keterbukaan informasi publik bagi peserta didik, wali murid, serta masyarakat luas. Kami bertekad untuk terus meningkatkan mutu pelayanan digital pendidikan di madrasah ini.
Kediri, 29 Agustus 2026 — MTsN 7 Kediri menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Pengembangan Media Pembelajaran Digital pada 28–29 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh bapak dan ibu guru MTsN 7 Kediri serta guru-guru madrasah yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTsN 7 Kediri. Kegiatan dibuka oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Sahrul Munir. Selain membuka kegiatan, Sahrul Munir juga memberikan pembinaan kepada para peserta mengenai pentingnya peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan pendidikan dan teknologi pembelajaran. Dalam pembinaannya, Sahrul Munir menekankan bahwa guru perlu terus mengembangkan kompetensi dan beradaptasi dengan perubahan dalam dunia pendidikan. Implementasi KBC diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari perangkat pembelajaran, tetapi juga tercermin dalam proses pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik. Kepala MTsN 7 Kediri, Ifa Hidayah, menyampaikan bahwa kegiatan bimtek tersebut menjadi salah satu upaya madrasah untuk meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam mengintegrasikan nilai-nilai KBC dengan pemanfaatan teknologi digital. «“Kami berharap melalui kegiatan ini, bapak dan ibu guru tidak hanya memahami konsep Kurikulum Berbasis Cinta, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam perangkat dan proses pembelajaran. Selain itu, pemanfaatan media pembelajaran digital diharapkan dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menarik, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” ujar Ifa Hidayah.» Bimtek menghadirkan dua narasumber, yaitu Muhammad Zaenuri dan Kiswanto. Keduanya menyampaikan materi yang berbeda, tetapi saling melengkapi dalam mendukung implementasi KBC dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Sebelum memasuki sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Pengawas Madrasah, Mch. Bachrudin. Usai doa, para peserta mengikuti penyampaian materi dan praktik yang diberikan oleh pemateri. Muhammad Zaenuri memberikan materi mengenai penyusunan dan pengembangan perangkat pembelajaran berbasis Kurikulum Berbasis Cinta dengan memanfaatkan teknologi digital. Peserta mendapatkan pemahaman sekaligus praktik dalam mengintegrasikan nilai-nilai KBC ke dalam perangkat pembelajaran sehingga dapat diterapkan secara kontekstual sesuai dengan mata pelajaran dan karakteristik peserta didik. Sementara itu, Kiswanto menyampaikan materi mengenai pengembangan dan pemanfaatan media pembelajaran digital yang selaras dengan prinsip Kurikulum Berbasis Cinta. Peserta diajak mengenal berbagai bentuk media digital yang dapat digunakan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, inovatif, dan bermakna. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias. Selain menerima materi, peserta juga terlibat dalam praktik dan diskusi untuk mengembangkan perangkat serta media pembelajaran yang dapat diterapkan di madrasah masing-masing. Kegiatan Bimtek Implementasi KBC dan Pengembangan Media Pembelajaran Digital diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi profesional guru. Melalui kegiatan tersebut, guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya memanfaatkan perkembangan teknologi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai cinta dalam proses pendidikan. Dengan demikian, implementasi KBC dan pengembangan media pembelajaran digital dapat berjalan beriringan dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, bermakna, serta mendukung terbentuknya peserta didik yang berkarakter dan berprestasi.
Kediri— MTsN 7 Kediri menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. pada Rabu (26/8/2026) di Pondok Pesantren Roudhotut Tholibin. Kegiatan yang dipimpin oleh Gus Ala’ tersebut diikuti oleh siswa-siswi MTsN 7 Kediri dengan penuh khidmat dan antusias. Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum bagi para siswa untuk mengenang keteladanan Rasulullah saw. sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pesannya, Gus Ala’ mengajak para siswa untuk tidak hanya memperingati kelahiran Nabi Muhammad saw., tetapi juga menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan. “Kalian adalah generasi penerus. Karena itu, belajarlah dengan sungguh-sungguh, jagalah akhlak, hormati guru dan orang tua, serta jangan takut untuk bermimpi. Jadikan Nabi Muhammad saw. sebagai teladan dalam setiap langkah kehidupan,” tutur Gus Ala’ kepada para siswa. Usai mengikuti rangkaian kegiatan Maulid Nabi di pondok pesantren, siswa-siswi MTsN 7 Kediri melanjutkan kegiatan dengan berbagai perlombaan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Maulid Nabi Muhammad saw. Untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan, sejumlah lomba digelar, di antaranya LBB Hilang Arah, Angkat Beban, Menyolek Wajah, dan Caterpillar. Berbagai perlombaan tersebut menguji ketangkasan, kekompakan, keberanian, dan kreativitas para peserta. Sementara itu, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad saw., terdapat empat cabang perlombaan, yaitu Adzan, Fashion Show, Asmaul Husna, dan Cerdas Cermat. Para peserta tampil dengan penuh percaya diri dan berusaha memberikan penampilan terbaik dalam setiap perlombaan. Seluruh perlombaan dilaksanakan secara serentak. Suasana madrasah pun semakin semarak dengan sorak dukungan dari para siswa. Mereka mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat dan antusias, baik sebagai peserta maupun sebagai pendukung teman-temannya. Semangat tersebut menjadi gambaran bahwa perlombaan bukan sekadar ajang untuk meraih kemenangan, tetapi juga menjadi sarana membangun kebersamaan, sportivitas, kerja sama, dan keberanian. Semangat para siswa dalam mengikuti kegiatan tersebut layaknya semangat perjuangan dalam mengisi kemerdekaan. Melalui rangkaian kegiatan Maulid Nabi dan perlombaan tersebut, MTsN 7 Kediri berharap para siswa dapat memperoleh pengalaman yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan karakter religius, sportif, disiplin, percaya diri, dan pantang menyerah. Peringatan Maulid Nabi dan kemeriahan lomba kemerdekaan pun menjadi satu rangkaian kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat dengan nilai pendidikan dan keteladanan bagi seluruh siswa MTsN 7 Kediri.
Kabupaten Kediri-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MTsN 7 Kediri di tingkat internasional. Tim Riset Green Catalyst MTsN 7 Kediri menghadiri acara awarding Borneo International Innovation and Creativity Competition (BIICC) 2026 yang berlangsung di International Youth Centre, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (23/8/2026). Keikutsertaan dalam ajang internasional tersebut menjadi kesempatan bagi siswa MTsN 7 Kediri untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas melalui bidang inovasi. Tim Riset Green Catalyst yang mengikuti kompetisi tersebut terdiri atas dua siswi kelas 8A, yaitu Cesya Oktavia Ardian dan Fitria Aisyah Rahman. Keduanya mengikuti rangkaian kegiatan dengan didampingi oleh Kepala MTsN 7 Kediri, Ifa Hidayah. Kehadiran Tim Riset Green Catalyst MTsN 7 Kediri dalam acara awarding BIICC 2026 tidak hanya menjadi momen untuk menerima penghargaan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi para siswa.Keikutsertaan dalam kompetisi internasional memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, serta kepercayaan diri dalam berkompetisi bersama peserta dari berbagai daerah dan negara. Kerja keras dan proses yang telah dilakukan oleh tim akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Dalam ajang tersebut, Tim Riset Green Catalyst MTsN 7 Kediri berhasil meraih empat penghargaan. Empat penghargaan tersebut, yaitu Platinum Award, Gold Award kategori Innovation Futures and Education Paedagogy, Second Place BIICC Innovators Award, serta BIICC Wild Life and Earth Conservation Award. Perolehan empat penghargaan tersebut menjadi bukti atas kesungguhan tim dalam mengikuti kompetisi. Prestasi tersebut juga menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki potensi untuk berprestasi dan bersaing dalam ajang inovasi dan kreativitas di tingkat internasional. Anggota Tim Riset MTsN 7 Kediri, Siti Muthorikah, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari ketekunan dan kerja keras yang dilakukan oleh tim. Menurutnya, sinergi antara berbagai pihak di lingkungan madrasah juga menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan tim. "Berkat ketekunan, kerja keras, dan sinergi antara pembimbing, pendamping, siswa, dan seluruh stakeholder yang berada di madrasah, tim ini berhasil meraih empat penghargaan dalam even ini," ungkap Siti Muthorikah. Empat penghargaan yang berhasil diraih menjadi capaian tersendiri bagi MTsN 7 Kediri. Prestasi tersebut sekaligus memperkuat semangat madrasah untuk terus memberikan ruang kepada siswa dalam mengembangkan potensi, khususnya di bidang riset, inovasi, dan kreativitas. Bagi Cesya Oktavia Ardian dan Fitria Aisyah Rahman, pengalaman mengikuti ajang BIICC 2026 juga menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar kelas. Keterlibatan mereka dalam kompetisi internasional dapat menjadi pengalaman yang berharga untuk menumbuhkan sikap percaya diri, ketekunan, kerja sama, dan semangat untuk terus berkarya. Keberhasilan Tim Riset Green Catalyst MTsN 7 Kediri dalam meraih empat penghargaan di BIICC 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan ide dan menghasilkan karya inovatif. Dukungan dari pembimbing, pendamping, madrasah, serta seluruh pihak yang terlibat menjadi bagian penting dalam mengantarkan siswa meraih prestasi. Capaian di Kuala Lumpur tersebut sekaligus menambah deretan prestasi MTsN 7 Kediri dan menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar madrasah. Prestasi ini diharapkan dapat semakin menguatkan budaya riset dan inovasi serta mendorong siswa MTsN 7 Kediri untuk berani berkompetisi dan mengharumkan nama madrasah di berbagai ajang.
Beragam program pendidikan untuk mengembangkan potensi siswa secara optimal.
Program andalan Madrasah
Program unggulan akan ditampilkan segera melalui panel pengelola.
Dokumentasi kegiatan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Kediri.
Informasi dan pengumuman penting dalam bentuk infografis.
Belum ada info grafis aktif.
Hubungi layanan informasi kami atau kunjungi langsung kantor madrasah.