Kegiatan Madrasah

Dua Diklat Berlangsung Bersamaan, MTsN 7 Kediri Bekali Siswa dengan Keterampilan PMR dan Jurnalistik

19 Sep 2026 Administrator Utama
Gambar Berita

Kediri — MTsN 7 Kediri kembali menggelar kegiatan pengembangan keterampilan peserta didik melalui dua kegiatan berbeda yang dilaksanakan secara bersamaan pada Sabtu (19/09). Kegiatan tersebut meliputi Diklat Dasar bagi anggota baru Palang Merah Remaja (PMR) dan Diklat Jurnalistik bagi peserta ekstrakurikuler jurnalistik.

Diklat Dasar PMR dilaksanakan di halaman tengah madrasah dan diawali dengan upacara pembukaan. Upacara tersebut diikuti oleh anggota baru PMR sebagai peserta diklat dan dipimpin oleh Luluk Azizatul Ma’rifah selaku Waka Kesiswaan MTsN 7 Kediri.

Usai upacara pembukaan, peserta mendapatkan materi mengenai dasar-dasar PMR yang disampaikan oleh fasilitator yang memiliki kompetensi di bidangnya. Materi diberikan sebagai bekal awal bagi anggota baru agar memahami peran, prinsip, serta keterampilan dasar dalam kegiatan kepalangmerahan.

Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga diarahkan untuk mengembangkan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kegiatan PMR di madrasah. Diklat diharapkan menjadi langkah awal bagi anggota baru untuk aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan kepalangmerahan.

Sementara itu, di tempat yang berbeda, tepatnya di Meeting Room MTsN 7 Kediri, berlangsung Diklat Jurnalistik yang diikuti oleh peserta ekstrakurikuler jurnalistik. Kegiatan ini mengusung tema “Gen-Z Kreatif, Madrasah Inspiratif: Mengukir Cerita lewat Kata, Lensa, dan Karya Digital.”

Diklat jurnalistik dibuka oleh Luluk Azizatul Ma’rifah. Dalam sambutannya, ia mendorong peserta untuk memanfaatkan kemampuan jurnalistik sebagai sarana mengembangkan kreativitas sekaligus mendokumentasikan berbagai kegiatan positif di madrasah.

“Melalui jurnalistik, kalian tidak hanya belajar menulis, tetapi juga belajar melihat sebuah peristiwa, menggali informasi, kemudian menyampaikannya menjadi sebuah karya yang bermanfaat dan menginspirasi,” tutur Luluk.

Ia juga berharap peserta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara positif untuk menghasilkan karya jurnalistik yang kreatif, informatif, dan bertanggung jawab.

Selanjutnya, peserta mendapatkan pembekalan terkait keterampilan jurnalistik, mulai dari menggali informasi, menulis berita, mengambil gambar, hingga memanfaatkan media digital sebagai sarana publikasi. Pembekalan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan generasi Z yang akrab dengan berbagai platform digital.

Melalui diklat ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan kemampuan literasi, kreativitas, serta kepekaan terhadap berbagai peristiwa di lingkungan madrasah. Karya yang dihasilkan nantinya juga diharapkan dapat menjadi media untuk mengabadikan sekaligus menyebarluaskan berbagai kegiatan dan prestasi MTsN 7 Kediri.

Meskipun berlangsung pada waktu yang sama, kedua kegiatan tersebut memiliki sasaran dan tujuan yang berbeda. Diklat Dasar PMR berfokus pada pembekalan pengetahuan dan keterampilan kepalangmerahan bagi anggota baru, sedangkan Diklat Jurnalistik diarahkan untuk mengembangkan kemampuan peserta dalam menghasilkan karya jurnalistik dan konten digital.

Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya MTsN 7 Kediri dalam memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, keterampilan, kreativitas, dan pengalaman melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Bagikan Informasi Ini: