Kabupaten Kediri-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MTsN 7 Kediri di tingkat internasional. Tim Riset Green Catalyst MTsN 7 Kediri menghadiri acara awarding Borneo International Innovation and Creativity Competition (BIICC) 2026 yang berlangsung di International Youth Centre, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (23/8/2026). Keikutsertaan dalam ajang internasional tersebut menjadi kesempatan bagi siswa MTsN 7 Kediri untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas melalui bidang inovasi.
Tim Riset Green Catalyst yang mengikuti kompetisi tersebut terdiri atas dua siswi kelas 8A, yaitu Cesya Oktavia Ardian dan Fitria Aisyah Rahman. Keduanya mengikuti rangkaian kegiatan dengan didampingi oleh Kepala MTsN 7 Kediri, Ifa Hidayah. Kehadiran Tim Riset Green Catalyst MTsN 7 Kediri dalam acara awarding BIICC 2026 tidak hanya menjadi momen untuk menerima penghargaan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi para siswa.Keikutsertaan dalam kompetisi internasional memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, serta kepercayaan diri dalam berkompetisi bersama peserta dari berbagai daerah dan negara. Kerja keras dan proses yang telah dilakukan oleh tim akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan.
Dalam ajang tersebut, Tim Riset Green Catalyst MTsN 7 Kediri berhasil meraih empat penghargaan. Empat penghargaan tersebut, yaitu Platinum Award, Gold Award kategori Innovation Futures and Education Paedagogy, Second Place BIICC Innovators Award, serta BIICC Wild Life and Earth Conservation Award. Perolehan empat penghargaan tersebut menjadi bukti atas kesungguhan tim dalam mengikuti kompetisi. Prestasi tersebut juga menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki potensi untuk berprestasi dan bersaing dalam ajang inovasi dan kreativitas di tingkat internasional.
Anggota Tim Riset MTsN 7 Kediri, Siti Muthorikah, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari ketekunan dan kerja keras yang dilakukan oleh tim. Menurutnya, sinergi antara berbagai pihak di lingkungan madrasah juga menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan tim. "Berkat ketekunan, kerja keras, dan sinergi antara pembimbing, pendamping, siswa, dan seluruh stakeholder yang berada di madrasah, tim ini berhasil meraih empat penghargaan dalam even ini," ungkap Siti Muthorikah.
Empat penghargaan yang berhasil diraih menjadi capaian tersendiri bagi MTsN 7 Kediri. Prestasi tersebut sekaligus memperkuat semangat madrasah untuk terus memberikan ruang kepada siswa dalam mengembangkan potensi, khususnya di bidang riset, inovasi, dan kreativitas. Bagi Cesya Oktavia Ardian dan Fitria Aisyah Rahman, pengalaman mengikuti ajang BIICC 2026 juga menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar kelas. Keterlibatan mereka dalam kompetisi internasional dapat menjadi pengalaman yang berharga untuk menumbuhkan sikap percaya diri, ketekunan, kerja sama, dan semangat untuk terus berkarya.
Keberhasilan Tim Riset Green Catalyst MTsN 7 Kediri dalam meraih empat penghargaan di BIICC 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan ide dan menghasilkan karya inovatif. Dukungan dari pembimbing, pendamping, madrasah, serta seluruh pihak yang terlibat menjadi bagian penting dalam mengantarkan siswa meraih prestasi. Capaian di Kuala Lumpur tersebut sekaligus menambah deretan prestasi MTsN 7 Kediri dan menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar madrasah. Prestasi ini diharapkan dapat semakin menguatkan budaya riset dan inovasi serta mendorong siswa MTsN 7 Kediri untuk berani berkompetisi dan mengharumkan nama madrasah di berbagai ajang.
Hubungi layanan terpadu MTsN 7 Kediri atau sampaikan pengaduan melalui kanal resmi madrasah.
Hubungi Kami